Saat sedang beraktifitas, terkadang banyak hal kecil yang kita lewatkan. Seperti misalnya, menjadi kurang waktu istirahat dan mengabaikan waktu makan. Tapi, bagaimana jadinya ketika sakit maag melanda saat sedang sibuk beraktifitas? Wah, bisa jadi rusak semuanya deh! Penyakit ini tidak bisa dikatakan sebagai penyakit sepele, karena banyak apabila gejalanya mulai muncul, sakit yang dirasakan juga tidak main-main. Sebagai penderita maag, ada baiknya selalu menjaga pola makan dan menjauhi pantangannya. Sebelum itu, yuk kita ulik apa penyebab penyakit yang menyerang organ lambung ini terlebih dulu.

Sumber : hellosehat.com

Maag atau bisa disebut juga gastritis adalah penyakit yang menyerang organ ginjal dan memiliki gejala seperti rasa mulas dan perih di bagian perut. Lambung sejatinya merupakan organ yang terus bekerja meskipun tidak ada makanan yang dikonsumsi oleh manusia. Dengan adanya porses pencernaan terus menerus, maka asam lambung akan terus dihasilkan.Reaksi tersebut terjadi disebabkan oleh melemahnya dinding lambung karena asam lambung yang berlebih, sehingga rasa sakit timbul. Jika reaksi ini berjalan terus menerus, maka tidak terhalang kemungkinan peradangan lambung dapat terjadi. Peradangan tersebut juga bisa membuat rasa nyeri yang kuat pada ulu hati. Segala reaksi dari penyakit maag ini diinisiasi oleh pola makan penderita yang tidak sehat dan tidak teratur. Untuk menghindari reaksi dari penyakit maag tersebut, ini dia pantangan yang harus dijaga oleh penderitanya.

  1. Mengatur pola makan
READ  Keajaiban Mengkonsumsi Makanan Mengandung Serat

Penderita asam lambung memang mau tidak mau harus bisa menjalani pola makan yang teratur. Karena, penyakit ini merupakan penyakit yang mudah kambuh terutama saat kondisi tubuh sedang tidak fit. Maka, pada saat akan melakukan banyak aktifitas, jangan lupa untuk selalu makan tepat waktu. Bila perlu, pasanglah alarm yang dirancang khusu untuk mengingatkan jadwal kamu.

  1. Hindari konsumsi makan dan minum dengan rasa asam

Saat kesibukan mulai memadat, memang paling cocok mengonsumsi makanan atau minuman asam. Seperti misalnya permen rasa asam, buah lemon dan air perasan jeruk, bisa menyegarkan kembali disaat tubuh mulai lelah. Tapi, ternyata makan dan minum dengan rasa asam harus dihindari, terutama pada saat perut masih kosong.  Mengonsumsi makanan asam nyatanya dapat membuat kadar asam lambung naik dalam perut, dan dapat mennjadi pemicu refluks asam yang memperparah rasa perih di lambung.

  1. Jauhkan diri dari konsumsi makanan pedas
READ  Manfaat Mengonsumsi Makanan yang Berserat untuk Kesehatan

Makanan pedas tampaknya sudah jadi salah satu makanan wajib orang Indonesia. Makan makanan yang pedas bisa membuat efek badan jadi lebih segar dan bisa membakar semangat untuk berkatifitas lebih banyak. Tapi, bagi penderita gastritis, makanan pedas justru berbahaya. Makanan yang terlalu pedas apabila dikonsumsi dalam kondisi perut kosong, ternyata dapat membuat iritasi di dinding lambung lho.

  1. Kurangi konsumsi kopi

Siapa disini yang kalau mulai lelah dan mengantuk memilih untuk meminum kopi sebagai penawarnya? Memang meminum kopi bisa membuat kita lebih fresh, apalagi saat ini kedai kopi sedang marak diamna-mana. Namun, faktanya kopi bisa memicu lemahnya otot di bagian bawah katup kerongkongan manusia. Sehingga, hal itu menjadi sebab asam lambung dapat naik ke kerongkongan, yang pasti rasanya sangat tidak nyaman. Jadi, mulai kurangi konsumsi kopi ya bagi penderita asam lambung.

READ  Gejala dan Penyebab Distonia yang Perlu Disadari Sebelum Terlambat

Sumber : lifestyle.kompas.com

Selain pantangan dalam mengonsumsi makanan tertentu, ternyata pola kebiasaan pada saat makan juga dapat memengaruhi kambuhnya asam lambung. Meskipun dalam keadaan sibuk atau terburu-buru, biasakan untuk makan seperlunya dan tidak terlalu kenyang. Apabila terlalu banyak makan, maka perut bisa meregang lalu memberi tekanan pada otot kerongkongan dan memicu naiknya asam lambung. Jadi, bagi penderita gastritis, jangan lupa tetap menjaga pantangan ya agar maag tidak kambuh saat kamu sedang sibuk beraktifitas!

 

 

Sumber:

Cermati.com

Honestdocs.com