Pernahkah Anda melihat orang yang bagian tubuhnya sering bergerak sendiri secara berulang-ulang? Itulah pertanda bahwa orang tersebut mengidap distonia. Kondisi ini terbilang serius karena jika tidak ditangani akan merambah ke bagian tubuh lainnya. Gerakan berulang yang tidak terkontrol ini dilakukan tanpa sadar oleh penderitanya akibat satu dan lain hal.

Penyebab distonia di bawah ini bisa Anda pahami satu per satu untuk mendapatkan jawabannya. Meski belum diketahui secara pasti, namun beberapa hal bisa diindikasikan mempunyai pengaruh terhadap timbulnya spasme otot yang menyebabkan bagian tubuh bisa bergerak-gerak sendiri tanpa sadar.

Gejala Distonia

Gerakan berulang-ulang ini menyebabkan penderita distonia umumnya mempunyai postur tubuh tidak normal dan terkadang gemetaran (tremor). Fakta gangguan koordinasi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya. Tidak hanya berupa gejala ringan berupa pergerakan berulang tanpa sadar, terdapat beberapa gejala penyerta lainnya.

READ   Gejala, Proses Diagnosis, dan Cara Mengatasi Distonia

Penderita distonia ini pada awalnya mengalami kontraksi otot yang bisa terjadi di bagian tubuh tertentu atau seluruh bagian, misalnya tungkai, leher, atau lengan. Umumnya, distonia fokal bisa timbul setelah usia 21 tahun dan berawal dari wajah, leher, dan wajah. Kontraksi otot ini muncul saat melakukan kegiatan tertentu, terlebih yang repetitif, seperti menulis dan menjahit. Kontraksi otot tersebut akan semakin parah jika penderitanya mengalami stres, kelelahan, dan cemas. Kontraksi akan lebih terlihat seiring berjalannya waktu.

Penyebab Distonia

Melihat gejalanya yang sangat beragam dan rentan semakin parah, penderitanya harus segera memahaminya dan memeriksakan kondisinya tersebut ke dokter. Berbagai gejala tersebut disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab pertama distonia adalah trauma yaitu berupa cedera kepala yang dapat merusak impuls saraf dari otak sampai ke otot tubuh, sehingga otak tak dapat memberikan impuls gerakan motorik otot. Infeksi otak juga dapat memicu gerakan berulang yang tidak terkontrol tersebut.

READ  Keajaiban Mengkonsumsi Makanan Mengandung Serat

Stroke juga sangat memicu kondisi ini karena berkaitan dengan kelainan pembuluh darah di otak yang menyebabkan penyumbatan ataupun pendarahan. Penyakit Parkinson juga berbahaya karena merupakan suatu gangguan saraf karena adanya kerusakan otak bagian substansia nigra yang mempunyai gejala khas berupa tremor, kaku kaki dan tangan, gerakan lambat, dan gangguan keseimbangan.

Penyebab distonia berikutnya adalah obat psikotik yang ternyata mempunyai efek samping memicu distonia akut. Penyakit Wilson dan Huntington juga berisiko menimbulkan gerakan berulang tanpa sadar ini.

Komplikasi Distonia

Sayangnya, sampai saat ini belum ada cara untuk menyembuhkan distonia. Tapi, beberapa pengobatan berikut dapat dilakukan untuk mengurangi frekuensi kemunculan gejala dan tingkat keparahannya. Mengingat fakta tersebut, tentu gejalanya harus segera ditangani agar tidak semakin parah. Bagaimanapun juga, suatu kondisi yang tidak segera ditangani akan menyebabkan komplikasi.

READ  Manfaat Mengonsumsi Makanan yang Berserat untuk Kesehatan

Jika penyebab distonia juga sangat kuat dan berisiko, maka kemungkinan komplikasi juga lebih besar. Untuk itu, Anda harus menyadari gejalanya sejak awal, komplikasi, dan efeknya jika distonia tidak segera ditangani. Dilansir dari halodoc.com, berbagai komplikasi dystonia adalah keterbatasan gerak dan kesulitan menggerakkan rahang, menelan, atau berbicara.

Kelelahan dan rasa nyeri yang diakibatkan kontraksi otot berlebihan juga menjadi salah satu bentuk komplikasi. Kebutaan apabila distonia menyerang kelopak mata juga bisa terjadi apabila penyebabnya sangat mendukung. Persoalan psikologis, di antaranya cemas, depresi, ataupun menarik diri dari lingkungan sosial, merupakan pemicu komplikasi gerakan otot yang semakin tidak terkontrol, bahkan bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.

 

sumber artikel:

www.halodoc.com

www.honestdocs.id

www.alodokter.com

 

sumber gambar:

www.honestdocs.id

www.halosehat.co.id