Pada remaja hari ini sangat ironis sekali karena penyakit alat reproduksi menular begitu marak dan sepertinya sudah tidak aneh lagi. Hal ini begitu mengerikan, terlebih lagi jika penyakit yang timbul memang atas dasar perbuatan terlarang, bukan disebabkan dari bentuk penularan yang lainnya.

Begitu banyaknya penyakit alat reproduksi yang menjangkit remaja saat ini. Seperti Gonorhea, serviks, AIDS dan juga Epididimitis. Pada pembahasan ini, akan membahas mengenai Epididimitis itu sendiri.

Sudah tahu apa itu penyakit epididimitis? Apakah penyakit ini terdengar asing bagi teman-teman pembaca semua? Epididimitis merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada epididimis. Epididimis ini terletak pada bagian dari anatomi yang terdapat pada alat kelamin pria. Dari hasil badan statistik, menyebutkan bahwa penyakit epididimitis ini disebabkan karena penyakit seksual menular serta infeksi bakteri yang cara bekerjanya menyerang saluran kencing pada pria.

Epididimis ini letak tepatnya di dalam kantung pelir. Struktur epididimis tersebut berupa saluran yang letaknya di belakang testis yang memiliki bentuk melengkung. Pada saluran ini memiliki fungsi untuk membawa sel sperma keluar, menuju bagian uretra saat sedang berhubungan seksual. Penyakit epididimitis ini rentan menjangkit pria dengan usia 15-35 tahun.

READ  Kenali Pantangan Maag Agar Tidak Kambuh Saat Sibuk!

Jangan keliru dengan perbedaan epididimis dengan epididimitis. Cara membedakannya sederhana, bahwa epididimitis ada penyakitnya, dan epididimis adalah organ yang terjangkit penyakit tersebut.

Selain hubungan badan, apa yang menyebabkan penyakit ini dapat terjadi? Dilansir dari Alodokter, sebagian besar kasus penyakit epididimitis ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun selain itu, penyakit ini juga dapat disebabkan oleh:

  • Terdapat endapan urine di dalam epididimis. Kondisi ini dapat terjadi karena ketika urine mengalir kembali ke epididimis. Urine yang terdapat pada kandung kemih tidak seutuhnya atua seluruhnya keluar, tetapi terdapat endapan atau masih terdapat sisa unrine tersebut hingga membusuk dan mengkristal.
  • Gondongan (mumps). Penyakit ini sangat umum sekali, bahkan datangnya penyakit ini sering kali serentak terjadi pada anak. Penyakit ini adalah pembengkakan yang terjadi pada leher, kelenjar ludah, di bawah rahang dengan gejala sulit menelan, serta berkurangnya pendengaran.
  • Infeksi menular seksual. Dengan cara ini, berbagai macam penyakit mudah sekali menular terlebih lagi jika penyakitnya adalah penyakit alat reproduksi.
  • Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang paru dan sistem pernapasan. Gejalanya dapat berupa bercak darah, batuk berdarah, berkeringat di malam hari, serta penurunan berat badan secara drastis.
  • Torsio testis. Yaitu cedera yang terjadi pada testis.
READ  Kiat-Kiat Cara Mengobati Epididimitis Yang Layak Dipertimbangkan Untuk Dicoba

 

Sementara itu, bentuk epididimitis ini melengkung dan mengkristal. Penyakit ini bila dianalisa lebih dalam betul-betul berbahaya. Namun, meski begitu penyakit ini masih bisa dicegah dengan langkah berikut sesuai dengan yang diulas pada Doktersehat. Yaitu:

  1. Perkuat proteksi diri. Yaitu harus pantang agar tidak melakukan hubungan seksual apalagi di luar pernikahan. Karena hal ini memang melanggar etika, moral, norma serta hukum agama.
  2. Monogami. Yaitu melakukan hubungan seksual dengan satu pasangan yang tentunya tidak terinfeksi. Hal ini dimaksudkan untuk pasangan yang sudah sah menjadi suami istri.
  3. Mencegah pelecehan anak. Yaitu, harus memberikan perlindungan terhadap anak usia dini. Karena saat ini banyak pelecehan yang terjadi pada anak.
  4. Vaksinasi gondok. Pemberian vaksinasi pada gondok atau mumps adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya epididimitis. Karena dengan mencegah gondok, juga telah mencegah epididimitis.
  5. Melakukan sunat. Pria yang sudah disunat, mencegah pada penyakit alat reproduksi. Karena dengan disunat dapat mencegah terjadinya penumpukan urine yang belum steril saat sedang kencing.
READ  ¬†Gejala, Proses Diagnosis, dan Cara Mengatasi Distonia

 

Nah, itulah pengertian, gejala, penyebab serta pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah epididimitis. Penyakit ini harus dihindari karena dapat menyebabkan kemandulan. Untuk itu, ayo segera sadari dan hindari segala penyebabnya.

 

Sumber foto: elifmedika.com